![]() |
| Hasil Jepretan Aini |
Selesai sholat Ashar, aku lantas mengajak pasukanku muter-muter keliling kota Pontianak, Aseli muter - muter, bukan mo hunting juadah lagi karena tadi sepulang dari kantor aku udah mampir ke pasar perum.
Start dari Lamtoro, belok kiri terus masuk gangnya Pak Walikota tembus ke Jalan tebu. Sepanjang jalan tebu kami di suguhi pemandangan khas ramadhan, Warung warung kecil yang berjualan juadah, para penjual es tebu dan buah kelapa seakan berlomba menjajakan dagangan mereka.
Memasuki Tabrani Ahmad yang sekarang sudah semakin lebar perjalanan kami teruskan sampai di simpang pom bensin Pal Lima, belok kiri menyusuri jalan Husein Hamzah, sampai di simpang tiga kuputuskan belok ke jalan Dr. Wahidin. Aini langsung mengenali jalan yang kami lalui, mulutlan tak henti-hentinya bertanya ini dan itu. Sementara kakanya lebih banyak duduk manis di belakangku. Akan hal emaknya pasti bersuara bila kami melewati butiq, hahahahahahaha...
![]() |
| Jalan Tabrani Ahmad |
Lampu merah masih menyala ketika seorang anggota TNI enjoy aja nyelongong dan sontak membuat Pak polisi yang sedang berjaga meniup peluit. Si Oknum anggota TNI tadi berbelok menuju Pak Polisi lantar memarkir motornya di trotoar. Moment itu hendak ku abadikan dalam bentuk video sayang lampu keburu menyala hijau. Akupun tarik gas menuju jalan Hassanudin arah ke Pelabuhan lalu belok kiri ke Jalan Kom. Yos Sudarso terus ke Jeruju.
Sampai di rumah, eh ternyata baru pukul 17.30 WIB, Masih ada waktu buat si Aini main petasan gesek sementara aku duduk di teras sambil ngutak atik andro yang tiba tiba ngadat.
Adzan maghrib berkumandan tak lama kemudian. Alhamdulillah, nikmat rasanya berbuka bersama anak dan isteriku tercinta. Terima kasih Ya Allah... Alhamdulillah



0 comments:
Post a Comment